Tampilkan postingan dengan label KAMMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KAMMI. Tampilkan semua postingan

ANTIK

ANTIK,,,,{kajian tematik }
hayya,,,,,,hadiri kembali ,,,,!!!

Protes film penghina Islam berlangsung di Medan

MEDAN – Aksi protes terhadap film 'Innocence of Muslim' yang disebut menghina Nabi Muhammad juga berlangsung di Medan, hari ini.

Massa Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan aksi demo ke Konsulat Jenderal AS di Gedung Uniland Jalan MT Haryono Medan, hari ini.

Aksi tersebut sebagai protes atas penerbitan film tentang Nabi Muhammada tersebut. Menurut Koordinator aksi, Mangaraja Halongonan, fil tersebut sebagai pelecehan terhadap Rasullah Alaihi wa Sallam dan menyinggung perasaan umat Muslim dunia.

"Kami sangat mengutuk kejahatan ini dan menuntuk supaya hukum diberlakukan kepada orang yang telah berani melecehkan kesucian sebuah agama," kata Mangaraja dalam orasinya.

Mereka mendesak pemerintahan AS mengadili pembuat film termasuk donatur pembuatan film yang dinilai anti Islam dan ingin perpecahan antara umat manusia.

Pembuatan film ini akan memancing kebencian antara umat beragama di dunia sehingga akan menimbulkan konflik antar umat beragama.

Massa juga meneriakkan yel yel, "Amerika....., teroris...teroris.”  Massa juga mendesak pemerintah Amerika menghukum mati Sam Bacile, yaitu sutradara pembuatan film tersebut. " Kami mendesak konjen untuk turun menemui kami atau angkat kaki dari sini" ujar Mangaraja yang disambut teriakan takbir massa.

Aksi massa KAMMI tersebut dijaga ketat aparat kepolisian Medan yang melakukan blockade di seputar gedung.  Bahkan sempat terjadi aksi saling dorong karena massa berusaha masuk dalam gedung.

Personil polisi yang didomindasi wanita terlihat  saling  dorong namun, massa gagal menerobos pagar betis polisi.

Kesal ditolak masuk gedung, salah seorang dari kelompok massa sempat  melemparkan  telur ke gedung Konjen yang kemudian mengenai kepala salah serang personil Polwan yang berjaga bersama rekannya. Sehingga mengakibatkan kericuhan kecil antara personil kepolisian dan massa. Massa mengaku bahwa tindakan yang terjadi barusan diluar dari kesengajaan mereka, mereka tidak ada niat untuk melakukan aksi anarkis. Namun, insiden tersebut tak berlanjut setelah massa minta maaf.

Selain aparat polisi, dua unit mobil "water Canon" juga disiagakan di lokasi. Penjagaan ketat di Konjen Amerika Serikat merupakan atensi Kapolda Sumut untuk menghindari tindakan serupa yang berujung kematian yang terjadi dibeberapa negara saat ini. Massa akhirnya membubarkan diri setelah melakukan doa bersama.

sumber: 

sumber: 
waspada.co.id

Membangun Nuansa Kekeluargaan


Salah satu syarat datangnya sebuah keberkahan dalam sebuah organisasi/ kelompok/ masyarakat adalah ukhuwah atau KEKELUARGAAN yang erat diantara anggotanya atau kadernya..
Sahabat semua, kekeluargaan atau ukhuwah bukanlah rasa dan nuansa yang harus dipaksakan, karna rasa ini bermula dari dalam individu masing masing anggota. Rasa yang bermula dari kebutuhan dan kecintaan terhadap lembaganya. Kekeluargaan tidak bisa dibentuk dengan tausyiah atau doa rabithah saja, karena rasa ini dapat dibangun dalam sebuah lembaga apabila semuanya berperan aktif dalam menerapkan pola hidup kekeluargaan dikomunitasnya.
Gimana sih cara nimbulin rasa ini?,..ni ada beberapa cara yang dapat saya tawarkan
*_membangun kecintaan anggota terhadap komunitasnya.
Kecintaan adalah buah dari komitmen seseorang terhadap sesuatu, jika seseorang sudah jatuh cinta maka ia akan membela dan menjaga apa yang ia cintai, Benar nggan’ Gan?....hm..hm...bagaimana cara menumbuhkan rasa “cinta” itu?, membuat nuansa nyaman pada semua anggota, saling senyum ( asal jangan senyum – senyum sendiri lho), saling sapa dan salam salah satu caranya,kami dahulu tak pernah terlepas dari pekerjaan salaman ini, ketika jumpa di awal pagi misalnya, kita salaman, keluar maen maen I, kita salaman, keluar maen 2 kita salaman, bahkan kalau ada keluar maen ke 3,4,5, dan 6 kita juga akan salaman, heheh. Ini penting, selain merupakan doa juga akan timbul rasa nyaman, bahkan kalau perlu pake cipika cipiki alias cium pipi kanan cium pipi kiri. Selain itu memberi apresiasi, mengucapkan terimakasih dll jga bisa mmbngun rsa cinta lho..lebih lanjut kita bisa memandang anggota itu bukan sebagai pekerja tapi betul betul keluarga sendiri, gmpang kan..
*_agenda yang sangat berkesan.
Nie juga salah satu caranya ..
Terkadang hal sederhana bisa sangat bermakna jika dilandasi keikhlasan , dengan agenda kekeluargaan biasanya dapat membantu menumbuhkan rasa ini.. contohnye,

FAMILY DAY(bisa hiking,rihla, riyadhoh, lomba 17an, lomba masak,dll), pokoke haping pan lah.

MILAD REMINDER( memberitahu kepada semua kader bahwa salah satu temen ada yang ultah, jadi semuanya ngucapin baaareng dehhh.. kalau perlu diberi kado).

BERMALAM BERSAMA/ JALAN BERSAMA(dalam keadan ini akan timbul perasaan senasib sepenanggungan, obrolan santai akan terbangun dan insya Allah kan tercipta ukhuwah yang kuat dan tak terlupakan.

MAKAN BERSAMA ( nie cara udah banyak terbukti lho, makan dikantin bareng misalnya akan membuat kita terbuka dan bercerita tentang keejadian yang kita alami dihari itu), nie pasti akan meningkatkan rasa ukhuh dan kepercayaan antar sesame.

Cantoh  diats sebenarnya merupakan contoh sederhana semua lho, n biasa kami kerjakan dahulu ( g tau kalau sekarang, semga saja masih..),..namun terkadang kta terlupa karena tergilas oleh perkembangan zaman yang lebih individualis..so, jangan sampai kita terjerumus terhadap hal itu.

Semga bermanfaat untuk semua dan Tulisan ini secara khusus saya persembahkan untuk  para Muslim negarawan tercinta, Allah akan membantu setiap langkah kita..mohon maaf jika selama ini tidak dapat berkontribusi secara maksima

hasil RAPIMKOM KAMMI se MEDAN


Rapimkom KAMMI SE- KOTA MEDAN

“Program Unggul, kerja keras, kerja cerdas, hasil maksimal” Agaknya kata ini adalah kesimpulan umum dari hasil Rapat Pimpinan Komisariat Sekota Medan yang dilakukan Oleh Devisi Binsat ( pembinaan Komisariat) PD KAMMI Medan, Ma’had Ubaidah 10 juni 2012.
Rapat yang dihadiri oleh Presidium PD Kammi Medan dan Seluruh Presidium PK Kammi Se Kota Medan itu membahas terkait masalah kekinian dan salusinya, serta strategi PAMB.
Rapat yang dimulai pukul 09.00 Wib – 17.30 itu dibuka dan ditutup langsung oleh ketua PD Kammi Medan, Rabuddin Abdullah S.pd mengatakan bahwa konsolidasi seperti ini akan senantiasa dilakukan kedepan secara berkala hingga semua Komisariat akan dapat bergerak selaras dan seimbang dalam menjalan roda Organisasinya.
Agenda Rapat tersebut terdiri dari selayang pandang BINSAT PD Kammi Medan diteruskan dengan presentase dari tiap Komisariat dan sidang komisi serta diakhiri oleh penyampaian hasil sidang komisi.
komisi A yang membahas masalah kekinian dan solusinya serta komisi B yang membahas stertegi PAMB melakukan sidang kurang lebih 5 jam akhirnya menghasilkan rekomendasi yang akan di tindaklanjuti oleh PD KAMMI maupun PK KAMMI guna perbaikan kearah yang lebih baik kedepannya.
PK KAMMI MP yang hari itu dihadiri oleh 6 dari 9 BPH ( Badan Pengurus Harian ), menegaskaskan komitmennya dengan membawa data – data kekinian tentang kondisi komsat dan usulan Strategi PAMB.
Alimul Hadi selaku Ketua PK KAMMI MP menegaskan Bahwa PK KAMMI MP USU telah melakukan pembentukan dan merumuskan konsep PAMB dengan menggunakan asas rekrutmen, pembinaan dan Pengkaryaan kepada kader baru yang akan direkrut kedepannya. Ia juga menegaskan bahwa KAMMI akas senantiasa mandiri kedepannya dalam hal Perekrutan dan pembinaan sehingga kader KAMMI MP akan terkaryakan sesuai potensinya dan visi kepengurusa menjadi barometer pergerakan kampus akan tercapai. (alim)

Perangi Korupsi, KAMMI USU Bersama KPK Gelar Nobar dan Diskusi

“Saya betul-betul speechless ketika diminta berkomentar, film ini bagus dan saya khawatir komentar saya justru menurunkan kandungan dari film yang bagus ini,” PD III Teknik USU

“Film Kita vs Korupsi adalah salah satu dari sekian banyak ide pencegahan korupsi, mulanya memang tidak mudah membuat ini karena terbentur masalah dana. Namun setelah dikomunikasikan satu-persatu, ternyata luar biasa, para sineas muda kita bahkan berani free untuk film ini, mereka punya semangat berkontibusi untuk negeri ini,” Tutur Yudi Purnomo Harahap Selaku  Staff Departemen Kemasyarakatan KPK saat memandu acara  Nonton bareng  di gedung Serbaguna Fakultas Teknik USU.

Acara yang diselenggarakan 24 April 2012 lalu ini diinisiasi oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) sekawasan USU dengan menggandeng KPK pusat. Dalam mensukseskan acara ini ketiga komisariat KAMMI di USU yang terdiri dari KAMMI Merah Putih USU untuk zona sosial dan kesehatan, KAMMI Teknik untuk zona fakultas teknik, dan KAMMI Nusantara Untuk zona Fakultas Mipa dan Pertanian berkolaborasi sehingga acaranya pun berlangsung dengan meriah dan sukses. KPK yang saat itu menjadi narasumber diskusi  juga tengah melakukan road show pemutaran film  ke beberapa tempat di Indonisia, dan kali ini  adalah pemutaran film yang perdana di Medan.

Alimul Hadi, Mewakili KAMMI sekawasan USU, dalam sambutan pembukaan menegaskan bahwa KAMMI selaku organisasi mahasiswa pencetak pemimpin masa depan akan selalu membersamai KPK dalam melawan korupsi, KAMMI setuju bahwa  bila negeri ini ingin lebih baik, korupsi harus diperangi bersama-sama. Dukungan kepada KPK juga datang dari Pembantu III Dekan Teknik USU, Ahmad Mulia Perwira, yang saat itu hadir bersama para staffnya. Bliau percaya bahwa KPK akan berhasil menindak kasus korupsi perlahan-lahan, walaupun bliau juga mengakui bahwa hal itu tidaklah mudah dan membutuhkan proses yang panjang. Blaiu juga berharap acara-acara KAMMI bisa lebih baik dan lebih menyentuh seluruh kalangan mahasiswa kedepannya, beliau berseloroh “kenapa mesti KAMMI, kenapa gak kita saja? Kan enak kalau kita, bersama jadinya”

Kita Vs Korupsi sangat dekat dengan realita kehidupan, bahkan banyak penonton yang langsung tertegur atau tersindir karena trenyata tindakan koruspi sebenarnya dekat dengan dirinya. Kesuksesan film KPK ini tidak terlepas dari kemunculan aktor-aktor papan atas di dalamnya. Mereka adalah Teuku Rifnu Wikana, Ranggani Puspandya, Nicolas Saputra, Revalina S Temat, Ringgo Agus Rahman, Tora Sudiro, Dominique Diyose, Medina Kamil, Alexandra Natasha, Siska Selvi Dawsen dan Nasha Abigail. Acungan jempol sangat layak untuk aktor-aktor top itu, karena kecintaannya terhadap tanah air mereka tidak dibayar secara komersil. Padahal, di film-film lain aktor setara mereka pasarannya Rp1M untuk sebuah film.
  
Film “Kita vs Korupsi”  merupakan gabungan dari empat film pendek yang masing-masing berdiri sendiri yaitu: “Rumah Perkara”, “Aku Padamu”, “Selamat Siang, Risa!”, dan “Psstt… Jangan Bilang Siapa-Siapa”.  “Rumah Perkara” menyindir pemimpin yang diawal rela bersumpah demi Alloh, namun ditengah perjalanan  justru keok oleh pengusaha. “Aku Padamu” lebih menyasar anak muda sosialita yang bisa berbuat sesukanya dengan uang, namun tawaran memuluskan urusan di KUA ditolak oleh sang gadis.

“Selamat Siang, Risa!” adalah yang paling menyentuh, para penonton khusunya yang perempuan (akhwat) banyak yang tak kuasa menahan air mata. Kondisinya saat itu benar-benar sulit, Kedua anak Woko sedang sakit, beras di toples sudah tak tampak lagi butirnya. Msein jahit isterinya terpaksa digembol untuk dijual, gaji Woko sebagai administrasi di gudang beras tidaklah cukup di saat krisis Orba Seperti itu. Dan tiga hari lagi harga beras akan dinaikkan pak Harto, ironi dengan Isu Kenaikan BBM yang  gak jadi baru-baru ini. Spekulan datang menjadi penawar di saat kering itu, sementara Woko dan anak isteri sedang dalam keadaan lapar. Untuk lebih menariknya memang bagian ini lebih baik ditonton sendiri. Versi trailer film ini dapat dengan mudah di-search di google.

Yang terakhir, “Psstt… Jangan Bilang Siapa-Siapa”, bagian ini paling cocok untuk pelajar dan mahasiswa. Ini memberikan penegasan bahwa sikap-sikap yang sering dijumpai di sekolah ataupun kampus masih banyak yang jauh dari nilai kejujuran dan korup. Terkadang sikap korup itu sudah dianggap biasa sehingga tidak ada perasaan bersalah ketika melakukannya. Hal senada juga disampaikan oleh Ahmad, Beliau mengibaratkan Korupsi itu seperti drugs, Mulanya takut-takut,  namun setelah mencoba menjadi mau lagi dan mau terus-terusan, rasanya jadi gak enak kalau ada proyek tanpa ada yang dikorupsi.

Menjelang akhir acara, pertanyaan-pertanyaan diskusi dilontarkan, KPK pun dangan apik dan tegas menyatakan pendapat-pendapatnya tentang pemberantasan dan pencegahan korupsi. Pencegahan korupsi bukan hanya tugas KPK, tapi semua lapisan masyarakat harus turut berperan, mulai dari keluarga sampai institusi yang lebih besar.

Kabid Infokom PK KAMMI Merah Putih USU